Selasa, 01 Desember 2015

Pemberi dan Penerima Politik Uang Pada Pilkada Dikenakan Sanksi Pidana Umum


 Mentawai- Ketua Bawaslu Kabupaten Kepulauan Mentawai Sumbar, Lazuardi.S.TP mengatakan pada pilkada serentak 2015, pemberi dan penerima politik uang akan dikenakan sanksi pidana umum.dengan fakta yang ada apa bila di temukan oleh Masyarakat.

"Politik uang pada pilkada tidak lagi menjadi suatu pidana pemilu, namun telah masuk ke ranah pidana umum," katanya, minggu (1/11/2015).di kantornya Tuapeijat Sipora Utara Kabupaten Mentawai.

Menurut ,Lazuardi S.TP. hal itu telah dijabarkan dengan jelas sesuai pasal 149 KUHP. Bunyi pasal itu menyatakan pemberi dan penerima materi berupa barang atau uang dalam suatu pilkada dapat dikenakan sanksi pidana.ujarnya.

Untuk itu dia, meminta kepada petugas pengawas pemilu yg menemukan adanya kecurangan berupa pemberian sesuatu kepada masyarakat untuk memilih atau tidak memilih salah satu pasangan calon bisa melaporkannya ke polisi.terdekat di Semua Kecamatan di Kabupaten Kepulauan Mentawai.”karena kita sudah membekali para petugas Panwaslu di Kecamatan, Desa juga TPS. Berjumlah 2,25 orang petugas panwaslu di 43 desa.

"Saat ini kita juga sedang mengkampanyekan kepada seluruh elemen masyarakat untuk menolak politik uang dalam semua kegiatan Pilkada yang sudah dekat ini," katanya.

“Kita juga meminta ke Pada Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai.Yudas Sabaggalet. untuk mengeluarkan surat edaran agar PNS di Kabupaten Mentawai bertindak, Neteral dalam pelaksanaan pilkada nanti.dan jangan ada yang berpihak kepada salah satu calon dalam perkampanye.

Panwaslu Kabupaten Kepulauan Mentawai harus mengantisifasi kecurangan yang mungkin saja bisa terjadi karena daerah ini sangat sulit georafisnya, berpulau pulau terpencar begitu luas dari barat ke selatan dengan gelombang yang besar. Untuk memudahkan informasi sebenarnya pemerintah daerah Mentawai harus mempersiapkan teknologi data yang berbasis onlene,internet.

“ ia.berkata Dalam fartisipasi dan informasi ke masyarakat tentang pilkada di Sumatera Barat Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk menyambut pilkada tahun 2015. Ini, terasa agak hambar sekali “karena publikasi sangat minim,dan berpengaruh dengan sosialisasi ke Publik seperti Media cetak maupun media Onelene.tidak ada beritanya ,terasa sangat kurang yang diterima oleh Masyarakat saat ini, untuk publikasi, sementara KPU kurang maxsimal mempublikasikan pilkada ini,apalagi sudah di atur oleh KPU untuk sosialisasi pungkasnya (heri)


Pejabat Kabupaten Kepulauan Mentawai.G Terlibat Narkoba


Mentawai- Kesat Narkoba Kapolres Kabupaten Mentawai, AKP, Kasfi Darmis. dalam paparannya mengatakan, masalah penyalahgunaan bahaya narkoba dewasa ini sudah sangat memprihatinkan. Hal itu bisa dilhat dari mulai pecandu, pengguna bahkan korban penyalahgunaan narkoba telah masuk ke semua lapisan masyarakat khususnya di lingkungan PNS di Pemda Mentawai.Kata dia,

Salah satu Khasus baru dilaksanakan pengerbekan di Perunas KM 2 Tuapeijat Sipora utara Kabupaten Mentawai.pukul 23.00.wib.pada malam hari terbukti ada bong narkoba, yang sudah di pakai,  (1) orang PNS berinisial (G). terbukti fositip Memakai Narkoba disinyalir enam  (6) orang lagi penggedar di kalangan PNS dan Aparat ,ujarnya (1/12/2015)

“Sementara narkoba yang dimasukan ke Mentawai ujarnya juga terindikasi dibawa oleh oknum oknum. Pegawai PNS dan oknum oknum aparat untuk di jual dan dipakai sendiri,”ia juga mengatakan  narkoba ini sudah sangat membahayakan daerah Mentawai ini.khasus ini akan kita serahkan kepada pimpinan masing masing,katanya.

 “Tidak peduli berapa Usia mereka,apakah PNS atau Aparat  rentan terhadap penyalahgunaan narkoba, karena di Mentawai ini sedang tumbuh kembang dalam proses pembangunan. sangat labil dan mudah sekali dipengaruhi oleh pengaruh yang tidak baik yang datangnya dari oknum oknum yang tidak bertangung  jawab,ada juga dari masyarakat atau dari lingkungan sekitar tempat bekerja.

.“Untuk itu para PNS  ini perlu diberikan pemahaman dan pengetahuan tentang bahaya narkoba serta pencegahannya lebih dini” terang.AKP, Kasfi Darmis. saat memberikan keterangan di perunas KM 2 Tuapeijat. Mentawai.”Menurut Kasfi Darmis, dalam upaya P4GN ini agar berjalan dengan optimal,maka Kapolres Mentawai Mengaktifkan Razia Narkoba.

Pihaknya juga mengajak kepada pihak terkait di lingkungan pemerintahan Mentawai, mulai SKPD Pemuka Agama ,LSM, Masyarakat, dinas pendidikan, kepala sekolah, guru pengajar, dan peserta siswa didiknya, untuk selalu waspada terhadap ancaman bahaya narkoba baik yang belum menjadi korban ataupun yang sudah menjadi korban.

“Mereka yang telah menjadi korban terhadap penyalahgunaan narkoba bukanlah merupakan aib tetapi mereka harus kita bantu untuk dipulihkan lewat upaya rehabilitasi. Dan hal ini dapat dicapai tentunya dengan kerjasama antar stakeholder terkait” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, ia mengharapkan kepada seluruh PNS  di Mentawai  yang telah mengikuti sosialisasi narkoba  ini dapat menyampaikan atau menginformasikan kembali bahaya penyalahgunaan narkoba kepada keluarga terdekat di rumah, teman di lingkungan rumah tinggal atau pun di lingkungan sekolah dan tempat lain pungkasnya.(heri)



Minggu, 29 November 2015

Membaca Jadi Ketrampilan Hidup yang Penting


Mentawai- Kemampuan membaca merupakan keterampilan hidup yang penting untuk menjamin keberhasilan setiap orang. Agar terampil dalam membaca, apalagi siswa perlu diberi banyak kesempatan untuk membaca buku yang relevan, dalam hal isi maupun tingkat kemampuan membacanya.yang baik.kata wakil Bupati Mentawai.Rijel Samaloisa saat membuka acara perpustakaan Kabupaten Mentawai. di Aula Kantor Bupati. (30/11/2015)

“Kegiatan membaca akan lebih efektif, bila dilaksanakan di dalam dan di luar jam pelajaran. Anak perlu batuan guru dan orang tua dalam membaca teks, membahas, dan memahami isi bacaan,” ujar Kepala Bappeda  Kabupaten Kepulauan Mentawai, Naslindo Sirait saat menjadi nara sumber bagi peserta “Membangun Jaringan Kerja Sama Perpustakaan Melalui Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) di Aula Kantor Bupati Mentawai.”karena ia, mengatakan kita sangat jauh tertingal dari negara Malaysia dan Viatnam..
Dijelaskan, untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca pihak Perpustakaan Kabupaten Mentawai bekerja sama dengan (IPI) Propinsi Sumatera Barat,di ketuai oleh Drs Arwendria S,I,P.M.Si. Yendri Buharman S. Hum. yang juga di hadiri oleh ketua IPI Kabupaten Mentawai.Kortanius sabalekakek memberikan pelatihan penggunaan buku berjenjang bagi para PNS, Masyarakat dan guru. Selanjutnya para guru yang telah mendapatkan pelatihan akan mengimplementasikan penggunaan buku berjenjang di kelasnya masing-masing.
Buku bacaan berjenjang sendiri dibagi dalam enam tingkatan sesuai dengan jenjang kesulitan, mulai dari yang sederhana untuk anak yang baru belajar membaca, sampai yang kesulitannya semakin tinggi untuk anak yang sudah lancar membaca.juga bagi Masyarakat dan PNS.
“Masing-masing jenjang ditandai warna sampul buku yang berbeda. Ragam buku tersebut juga dilengkapi dengan buku besar untuk membaca bersama dan diharapkan tidak habis dalam sekali baca,” jelasnya.
Mutia Sitorus, yang merupakan kepala perpustakaan Kabupaten Kepulauan Mentawai, sudah mempraktikkan penggunaan buku berjenjang untuk semua kelas. Walaupun sudah mempraktikkan sewaktu TOT, ternyata banyak hal menarik yang dia alami ketika mempraktikkannya langsung ke kelas. Dan PNS ,masyarakat Dia harus memetakan ulang kemampuan membaca untuk siswa dengan teknik 5 jari. Kemudian membaca bersama dan menarik perhatian siswa untuk aktif semua.

“Setelah membaca bersama dilakukan, siswa yang kurang mampu dalam membaca akan dikelompokkan bersama siswa yang memiliki kemampuan yang sama. Di dalam kelas terdapat dua atau lebih kelompok siswa yang kemampuan membacanya berbeda. Guru memilih dan memperkenalkan buku baru serta membimbing setiap siswa dalam membaca dan memahami isinya. Melalui pendekatan membaca terbimbing ini, kebutuhan individu siswa dapat dipenuhi,” tandas Mutiara.(heri)

Menjaga Semangat Berdemokrasi Dan Kebebasan Berkarya DPRD Mentawai

Menjaga Semangat Berdemokrasi Dan Kebebasan Berkarya DPRD Mentawai

Mentawai- Syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan bahwa kita masih dianugrahi begitu banyak nikmat, terutama nikmat kesehatan dan kemapuan berpikir jernih, agar selalu mampu melahirkan Karya Karya yang bermanfaat bagi Masyarakat Kabupaten Kepulauan Mentawai DPRD, pada Khususnya mampu bagi Bangsa dan Negara ini pada umumnya untuk Bekarya Kata Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai.Yosep Sarokdog.(30/11/2015)

Masyarakat seringkali menempatkan DPRD dengan sejumlah sebutan, salah satunya sebagai Dewan Pilar pertama demokrasi setelah bari lembaga yudikatif,dan eksekutif, sebutan semacam ini merupakan harapan dari masyarakat, dan sekaligus menjadi tantangan para Anggota DPRD dan pengelola anggaran juga membuat peraturan oleh karena,masyarakat semakin kritis dan cerdas, sehingga mereka juga menuntut DPRD yang sadar akan profesi,ber etika DPRD trampil dalam menyikapi kemajuan zaman dan membela kepentingan Rakyat.atau Publik.ujarnya

Tahun ini DPRD kembali membuktikan harapan masyarakatnya, karena Indonesia memasuki kelanjutan babak berdemokrasi melalui pemilihan Umum secara demokrasi ,apalagi masyarakat semakin memiliki akses informasi dari berbagai sumber melalui produk kemajuan teknologi informasi berbasis internet media cetak onlene DPRD bukan lagi menjadi satu satunya sumber Informasi.terutama anggran APBD Kabupaten Kepulauan Mentawai.berjumlah 1,7 Tiliun. tahun 2016 sudah kita selesaikan dengan baik dan terukur.untuk pembangunan.Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Sekalipun demikian,tidak dapat dipungkiri DPRD Kabupaten Mentawai juga memanfaatkan Media Cetak internet dan Informasinya tetap dipercaya masyarakat karena DPRD memiliki kode etik yang sudah menjadi hukum besi, yakni “akan patah kepercayaan masyarakat bilamana DPRD melanggar kode etiknya” hal semacam ini sejalan pula dengan kenyataan berkaitan tingkat kepercayaan masyarakat,beri karya pada Masyarakat.

“If you lie,you die.”(jika anda berbohong, maka anda mati) inilah realitas dalam keterbukaan Informasi Karya DPRD saat ini.

Mengahapi realitas inilah DPRD,terutama Anggota Dewan Semakin perlu meningkatkan kompetensi dengan senantiasa memperkaya wawasannya.salah satunya Anggota dewan berkarya inisiative program ungulan adalah mahlota bagi dewan ,di tegah kesibukan berkarya bersama pemerintah daerah eksekutif pungkasnya. (heri) 

   

BNNP Sumatera Barat Menemukan 4 Siswa SMA 2.Sipora Utara Kabupaten Mentawai Pemakai Narkoba


Mentawai-Bupati Yudas Sabaggalet Sangat Mendukung  kegiatan pemberantasan Narkoba di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan melaksanakan Tes Urine Pertama untuk di periksa oleh BNNP Sumatera Barat.di Aula Kantor Bupati Mentawai.

Yudas Sabaggalet Menegaskan dalam sambutannya agar PNS di Kabupaten Kepulauan Mentawai harus tes Urine dan menugaskan SKPD masing masing untuk meng apel semua pegawainya untuk tes urine di Dinas bersangkutan tidak ada yang terlewatkan seorang pun tegasnya

Yudas juga menambahkan kalau kita emas, mau di tes apapun kita, kita tetap sebagai emas. Jadi tidak ada yang ditakutkan ujarnya. 

 Kepala BNN Sumatera Barat .Mohammad Ali Azhar SH.M si. saat memaparkan Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kepada PNS di Aula Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai.menerangkan.

Badan Narkotika Nasional (BNNP) Propinsi Sumatera Barat  melakukan sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kepada pegawai sipil Negri (PNS) di kantor Bupati Kabupaten Mentawai, jumat (27/11) untuk melakukan Tes Urine ke Semua pagawai di lingkung Pemda Mentawai.

Kepala BNN Sumbar, Mohammad Ali Azhar. dalam paparannya mengatakan, masalah penyalahgunaan bahaya narkoba dewasa ini sudah sangat memprihatinkan. Hal itu bisa dilhat dari mulai pecandu, pengguna bahkan korban penyalahgunaan narkoba telah masuk ke semua lapisan masyarakat khususnya di lingkungan pelajar.Kata dia,

Salah satu Khasusnya  yang baru kita tes Urinenya di SMA 2 Sipora Kabupaten Mentawai terbukti ada (4) orang siswa SMA 2 terbukti fositip Memakai Narkoba satu (1) orang penggedar di kalangan pelajar itu sendiri,ujarnya

Sementara di Satpol PP  Mentawai ujarnya juga terindikasi 1 Satu orang Pegawainya memakai narkoba hal ini sudah sangat membahayakan untuk daerah ini.

 Usia remaja, tergolong dalam usia rentan terhadap penyalahgunaan narkoba, karena di usia ini sedang tumbuh kembang dan proses pencarian jati diri. Usia remaja sangat labil dan mudah sekali dipengaruhi oleh pengaruh yang tidak baik yang datangnya dari masyarakat atau dari lingkungan sekitar sekolah.dan tempat bekerja.

.“Untuk itu para pelajar ini perlu diberikan pemahaman dan pengetahuan tentang bahaya narkoba serta pencegahannya lebih dini” terang Mohammad Ali Azhar. saat memberikan paparan di ruang Gedung Aula Kantor Bupati  Mentawai.Menurut Mohammad Ali Azhar, dalam upaya P4GN ini agar berjalan dengan optimal,

Pihaknya juga mengajak kepada pihak terkait di lingkungan pemerintahan Mentawai, mulai SKPD Pemuka Agama LSM Masyarakat dinas pendidikan, kepala sekolah, guru pengajar dan peserta siswa didiknya untuk selalu waspada terhadap ancaman bahaya narkoba baik yang belum menjadi korban ataupun yang sudah menjadi korban.

“Mereka yang telah menjadi korban terhadap penyalahgunaan narkoba bukanlah merupakan aib tetapi mereka harus kita bantu untuk dipulihkan lewat upaya rehabilitasi. Dan hal ini dapat dicapai tentunya dengan kerjasama antar stakeholder terkait” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, ia mengharapkan kepada seluruh PNS  di Mentawai  yang mengikuti sosialisasi ini dapat menyampaikan atau menginformasikan kembali bahaya penyalahgunaan narkoba kepada keluarga terdekat di rumah, teman di lingkungan rumah tinggal atau pun di lingkungan sekolah dan tempat lainnya.

Sedangkan menurut Kabid Pemberantasan BNN , AKBP  Alidison mengatakan untuk memerangi bahaya narkoba para pelajar perlu diperkenalkan dengan jenis-jenis narkoba yang sudah beredar dan bahasa-bahasa yang sering dibicarakan dalam transaksi narkoba.

“Sebagai awal, para PNS harus mengetahui istilah atau bahasa-bahasa jenis narkoba, cimeng atau gele untuk ganja, putaw (heroin), inex (ekstasi). Bija juga istilah transaksi misal segaris, selinting, se’empel. Diharapkan dengan para pns mengenal istilah tersebut, mereka tidak terjebak atau minimal mereka bisa menghindari,karena oknum oknum bandar tersebut selalu merayu anak anak muda untuk mencoba.narkoba

Apa lagi Ada Oknum oknum Aparat yang di sinyalir menjadi bandar narkoba di Kabupaten Kepulauan Mentawai ini,dan melihat georafis Mentawai yang begitu luas dan sangat banyak pintu untuk masuk ke Mentawai, maka kepedulian Masyarakatlah yang harus di hidupkan

” tambah Alidison.BNN Sumatera Barat. pernah melansir, jumlah korban penyalahgunaan narkoba di Sumbar termasuk Mentawai saat ini mencapai 4.078 orang  lebih yang terindikasi memakai narkoba ujarnya.(heri)




Banyak Aset Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai Hilang dan Tidak Terurus


Mentawai-Kornelius Sabalety SH meminta Pemerintah,Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui dinas terkait harus kembali menginventarisasi seluruh aset milik pemerintah daerah. Pendataan harus dilakukan secara teliti oleh tim. Penjabat Bupati Mentawai, Kornelius. Berkata saat di hubungi melalui HPnya, kemarin, menyatakan, agar mendata ulang aset daerah berupa barang bergerak dan tak bergerak, tentu juga melibatkan seluruh SKPD di wilayah Mentawai.(28/11/2015)

”Untuk mendata aset Daerah, segera di bentuk anggota tim Pemda Mentawai,harus melengkapi administrasinya dulu, sehingga mereka tak mengalami kesulitan ketika turun di lapangan.’’ Ia menambahkan, petugas pendata juga perlu dibekali pelatihan tentang inventarisasi aset daerah.

Tujuannya agar hasil pengumpulan data di lapangan benar-benar akurat, sehingga bisa untuk acuan pemanfaatan ke depannya. Disinggung banyaknya aset daerah yang kurang terurus, oleh SKPD dan Penjabat Pemerintah Mentawai. ”cepat mencari solusinya Salah satu tujuan menginventarisasi kembali seluruh aset milik daerah adalah untuk mengetahui sejauh mana tingkat manfaatnya.’’

Sebagai Acuan
Begitu juga saat ditanya adanya penggunaan aset daerah yang tidak sesuai peruntukannya, misalnya Mobil dinas,kendaraan roda dua, dinas,Kapal Mentawai Express Sead Boat kayu dan Sead Boat Bantuan TV 1. yang sekarang ini di biarkan tengelam tidak terurus,ada pula mobil yang dipakai di luar pegawai Pemkab Mentawai, kata Kornelius. mengatakan sudah mengetahui hal itu sudah lama.

Para Penjabat di Pemerintahan Mentawai itu, segera ada pendataan nanti bisa dipakai acuan untuk menata ulang aset daerah, baik berupa barang bergerak maupun tak bergerak. Termasuk pemakaian rumah dinas yang menyimpang dari peruntukannya, akan ditata kembali. ”Kalau memang rumah dinas bersangkutan sudah tidak dipakai, bisa saja dipinjamkan kepada pihak lain.

Namun untuk meminjamkan tentu dilengkapi administrasi yang baik, misalnya dibuat perjanjian yang memiliki kekuatan hukum guna mengantisipasi jika terjadi suatu masalah di kemudian hari.’’karena masih banyak aset daerah yang kurang terurus dan hilang. Jika hal itu berlangsung lama, besar kemungkinannya mengalami kerusakan.dan menjadi persoalan hukum di kemudian hari.

Bahkan bisa jadi aset tersebut justru dikuasai oleh orang yang tidak memiliki hak. Itu sebabnya, ia memandang perlu adanya inventarisasi kembali seluruh aset milik Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai. ”Semua ini demi kebaikan.ujarnya.

Disisi lain Ketua Pekat Indonesia Bersatu Kabupaten Kepulauan Mentawai .Suherman sependapat dengan Kornelius Bahwa Semua Aset Daerah Kabupaten Mentawai harus jelas dimana keberadaannya dan berapa jumlah semua aset baik kendaraan roda enam. roda empat roda dua. alat alat berat. Kapal. sead boat .mesin tempel. Tanah. bangunan semua aset tercatat tampa terkecuali dengan baik, tidak seperti sekarang ini, sangat gelap sekali aset aset Pemda Kabupaten Kepulauan Mentawai ini Pungkasnya (heri)


Aparatur Pemda Harus Netral dalam Pilkada

Mentawai – Ketua Umum Pekat Indonesia Bersatu Kabupaten Kepulauan Mentawai.Suherman meminta calon incumbent bisa menjamin aparatur pemerintah daerah di bawahnya untuk netral dalam pelaksanaan pilkada serentak Desember mendatang. Menurutnya, jangan sampai ada interpensi penekanan para PNS, Kepala Desa dan Camat supaya mendukungnya.


“Harus diwaspadai dan menjadi perhatian serius dalam Pilkada nanti adalah para incumbent yang mana akan mempergunakan para PNS, Kepala Desa dan camatnya. Dengan cara menekan atau menakut-nakuti para PNS, Kades dan Camat yang mungkin karena punya kesalahan,” kata Suherman di sela-sela rangkaian kampanye Pilkada dalam rangka pemenangan Irwan Prayitno dan Muslim Kasim di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kamis, (26/11).


Dia menduga, para PNS, Kades dan camat ini takut ditekan sehingga harus mendukung Calon Gubenur.yang masih Mempunyai Pengaruh, kemungkinan kades dan camat ini punya kesalahan sehingga dijadikan alat untuk menekan sehingga camat dan Kades tidak netral. Tentu akan merusak demokrasi atau Pilkada serentak nanti. “Inilah yang saya kira harus menjadi perhatian Mendagri, Menpan dan Reformasi Birokrasi, Panwas dan KPU agar benar-benar melaksanakan tugas nya secara baik dan profesional. Hal ini penting agar Pilkada benar-benar berjalan dengan baik dan fair,” ujarnya.


Sebelumnya,Suherman menyampaikan, pihaknya mengapresiasi langkah pemerintah telah membentuk Satgas Netralitas Aparat Sipil Negara (ASN) yang dulu dikenal PNS) yang dipimpin oleh Menkopolhukam Luhut Panjaitan. Namun, faktanya upaya menjaga netralitas ASN ini telah diciderai oleh beberapa oknum Pejabat Kepala Daerah yang tidak bertanggung jawab.ujarnya.


“Keterlibatan ASN dalam beberapa Kampanye di daerah telah menunjukkan pelanggaran seirus yang harus ditindaklanjuti dengan tegas,” kata Suherman (heri).