Sabtu, 26 Maret 2016

BABINSA KECAMATAN MUARA SIKABALUAN,SERDA KF PURBA TEMUKAN MAYAT KAMAL YANG HILANG DI LAUT SIBERUT.


Babinsa Muara Sikabaluan Serda KF,Purba  turun langsung meyelamatkan mayat Kamal 29 tahun
Mentawai 26/3/2016-"Pada pukul  16.45 WIB, hari jumat kemaren  korban kecalaan laut di Desa Malancan atas nama Kamal (29) tahun ditemukan  Babinsa Kecamatan Muara Sikabaluan Serda KF Purba,saat dia pergi ke Tuapeijat" dan ia, datang langsung ke kantor PWI di Tuapeijat Mentawai.untuk menceritakan penemuan mayat nelayan Kamal.

Menurut  Serda KF Purba, Kamal ditemukan cukup jauh dari tempat pertama dia tenggelam. "Ditemukan di posisi enam kilometer dari TKP. Selanjutnya korban langsung dibawake Puskesmas Kecamatan Saibi dan rumah duka," tegas serda KF Purba.

Sebelumnya diberitakan satu perahu nelayan, Desa malancan, tenggelam di Pantai malancan sudah lima hari yang lalu, dinaiki nelayan bernama Kamal (29 tahun).

Dengan demikian, kata serda KF Purba, nelayan yang hilang sudah ditemukan dan hari ini sudah di kebumikan di Desa nya yang paling kita tidak mengerti Tim Sar dan BNPB yang bertugas Kabupaten Kepulauan Mentawai tidak menemukan mayat Kamal tersebut

Seharusnya pencarian mayat di laut itu dilakukan oleh Tim SAR dan BNPB enam hari agar bisa maxsimal dan setiap penguna laut wajib menyelamatkan orang yang tengelam di laut tak peduli hidup atau meningal dan apa bila tidak menolong bisa di tuntut hukum lo katanya jangan pergi ke laut hanya pergi selfi saja tegasnya (heri) .


Jumat, 25 Maret 2016

Pengedar Narkoba Lebih Kejam Dari Teroris


Mentawai- saptu  Kornelius SH.-26/3/2016-Satuan Narkoba Polres Mentawai,Memeriksa barang barang penumpang di atas Kapal Cepat Baruna Jaya 9. Beberapa waktu yang lalu terbukti ada Narkoba jenis Sabu sabu kata Kornelius Sabalety SH..

Saat digerebek, petugas mengamankan dua orang pemuda  yang diduga kurir narkoba. Ke dua Pelaku masing-masing berinisial A, dan S.

Menurut Kornelius SH, penggerebekan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang sudah geram dengan aksi para pelaku membawa Narkoba Ke Mentawai lewat Kapal, mendapat informasi tersebut satuan unit narkoba langsung mengeledah Kapal cepat Baruna jaya 9. yang diduga tempat transaksi sabu sabu.di dermaga Tuapijat Sipora Utara.Kabupaten Kepulauan Mentawai

“Dari tangan pelaku, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 1 paket kecil sabu siap edar, 1 kantong plastik bungkusan sabu, handphone genggam,” kata Kornelius.

Kemudian, dua pelaku digiring petugas ke Kapolres Mentawai  untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. 

“Yang paling mengerikan terang Kornelius ke wartawan saat di kompermasi bahwa Kabupaten Kepulauan Mentawai sekarang sudah menjadi peredaran Narkoba yang marak ujarnya.kita sangat khuatir dengan generasi muda Mentawai.yang bisa terjebak dengan permainan Mafia.Narkoba.Dunia  dengan jaringan begitu terorganisir.terangnya

“Karnelius  berkata mana lagi sebuah insitusi di Negara ini yang tidak masuk narkoba termasuk TNI dan Polisi. bahkan sudah sampai ke tempat rumah ibadah  yang paling suci sekali pun di masuki narkoba.terangnya.

“Narkoba itu ujar Kornelius lebih kejam dari teroris semua generasi muda bisa dimusnahkannya dengan cepat dan menghilangkan semua generasi bangsa ini dengan waktu yang tidak lama kita bisa buktikan berapa anak anak muda kita meninggal setiap hari karena Narkoba hampir lebih kurang 100 orang setiap hari meningal karena narkoba.

Lima mafia Narkoba dunia berlomba lomba masuk ke Indonesia pertama Mafia Narkoba Negiria.kedua Mafia Narkoba Cina ketiga Mafia Narkoba Malaysia ke Empat Mafia Narkoba Afganistan pakistan Iran.kelima Mafia Narkoba Kolumbia Mexico mereka itulah yang memasuk Narkoba ke Indonesia  besar besar umtuk membunuh generasi kita tegas Kornelius.(heri)  


.


Satu Oknum Polisi Mentawai Pengedar Sabu Terancam Dipecat


Satu Oknum Polisi Mentawai Pengedar Sabu Terancam Dipecat


Mentawai,-Kepolres Kabupaten Kepulauan Mentawai.AKBP Reko Indro Sasongko menegaskan Satu oknum polisi Polres Kabupaten Mentawai, Berinisial A, yang ditangkap karena terlibat peredaran gelap sabu, akan dihukum berat. Hukuman internal terberat bisa penjatuhan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) sebagai anggota Polri.

Hal itu diungkapkan Kapolres Reko ke Media Massa saat di kompermasi di Rumah tugasnya KM 9 Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai.(25/3/2016).

"PTDH bisa (dijatuhkan). Sesuai aturan, dengan ancaman hukuman (pidana) di atas empat tahun, bisa kami gelarkan KEP (sanksi Kode Etik Polri). Ancamannya bisa sampai PTDH," ungkap Reko seusai mengelar pertemuan dengan Pers..

Penjatuhan sanksi kode etik itu, kata dia, tentu harus melalui sejumlah prosedur. Di antaranya, menunggu hasil sidang pidana umum di pengadilan umum atas kasus sabu itu berkekuatan hukum tetap alias inkracht.

"Tapi yang pasti, sekarang sudah kena (sanksi) disiplin satu polisi itu. Perintah Pak Kapolda sudah jelas, tidak ada tolerir," lanjut dia.

Sejauh ini, sebut Reko, untuk proses sanksi internal atas Satu polisi itu masih dalam penanganan Seksi Propam Polres Mentawai." katanya.

Soal sanksi berat yang harus dikenakan, hal senada juga dikatakan Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Hamidah Abdurrachman. Melalui Hpnya Menurut dia, tindakan satu polisi itu mengecewakan masyarakat. "Profesinya sebagai penegak hukum. Kalau itu (narkoba) sudah masuk pelanggaran berat," kata dia. 

Pihaknya, sebut Hamidah, mendukung pimpinan kepolisian setempat untuk menjatuhkan sanksi seberat-beratnya. Hal ini, dipandang bisa memberikan efek jera, baik pada pelaku maupun memberikan contoh kepada anggota Polri lainnya jika sampai melakukan pelanggaran hukum. "Pimpinan jangan ragu bertindak," katanya.(heri)





Tim Gabungan Buser Kapolres Kabupaten Kepulauan Mentawai Sukses Bekuk Tersangka Pembunuhan Juita


Mentawai- 25/3/2016-Kepolisian Kabupaten Kepulauan Mentawai yang di pimpin AKBP Reko Indro Sasongko tak memerlukan waktu lama untuk membekuk pelaku dugaan kasus pembunuhan dengan kekerasan terhadap Asisten pengasuh Asrama KAUM berinisial juita (19), dirumah Asrama Kaum di Jalan Raya KM 1 Dusun Toronia Desa Tuapeijat,Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai. Pelaku berinisial JN (40), dibekuk di sebuah ladang ditengah Hutan KM 12 Dusun Goisok Oinan Desa Pogari Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Mentawai.

"Tersangka Kami tangkap di pundok perladangan KM 12 Dusun Goisok Oinan Desa Pogari jauh dari TKP. Saat ditangkap lagi tidur, tidak ada perlawanan," ujar Polres Mentawai, AKBP Reko Indro Sasongko jumat saat di kompermasi.wartawan.

Dikatakan Reko, pelaku berinisial JN, warga dusun goisok oinan desa pogari kecamatan sipora utara, itu sempat mengelak pada saat ditangkap dan membrontak tapi bisa di lumpuhkan oleh Tim Buser kita.

"Dia sempat mengelak bukan pelakunya. Namun, di TKP sana kami menemukan barang-barang milik pelaku yang tertingal di kamar korban baju kaus rokok mecis pisau,tertingal di kamar korban" ungkapnya.

Pelaku yang bekerja sebagai buruh serabutan tersebut, langsung digelandang ke Polres Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

"Pelaku akan dijerat Pasal 338 KUHP (pembunuhan) dilapis Pasal yang lain Ancaman hukuman di atas 20 tahun penjara," tandasnya.

Selain membekuk tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa baju kaus warna hitam rokok pisau mecis   di kamar korban untuk barang bukti ujar Reko.

Kita sedang memperdalam motif pembunuhan ini agar jelas apa motif pelaku dan akan kita sampaikan lagi ke media massa apa bila semua motif pembunuhan ini selesai diselidiki oleh Tim Polisi .jadi kita berharap agar rekan rekan wartawan bersabar dalam beberapa hari ini pinta Kapolres Reko (heri)



Kamis, 24 Maret 2016

Gila Kapal yang di Pinjamkan Lantamal,Bawa 1 Bungkus Sabu Siap Edar Berhasil Disita Polisi pada Penggerebekan di Demaga Tuapeijat Mentawai


Mentawa- 25/3/2016-Satuan Reserse Narkoba Polres Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumbar, terus melakukan pengembangan pasca penggerebekan di atas kapal Baruna jaya 9,- (22/3/2016) petang. Satu terduga penjual sabu lainnya berhasil diamankan yakni oknum AD.


“Artinya sudah ada satu terduga penjaja barang terlarang ini yang berhasil dibekuk aparat berwajib kemaren. Parahnya, satu orang diketahui masih oknum polisi. Identitas satu terduga penjual narkoba itu adalah Ad (30).dalam penyelidikan Kapolres Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk di tindak lanjuti kata Kapolres ,AKBP Reko Indro Sasongko

“Selain memeriksa dua orang saksi dari ABK kapal tersebut, Satres Narkoba dan Timnya juga berhasil mengamankan sabu yang telah dikemas menjadi siap edar. Hitungan kasarnya, seberat sekitar 2 gram.di bungkusannya.

“Khasus Narkoba di Atas Kapal yang di kelola oleh Rudi sentiong ini sudah terjadi sebanyak dua kali kata Pemuka masyarakat Karlo yang pertama terjadi di atas kapal Mentawai fast milik Rudi sendiri,dan sekarang di kapal Baruna Jaya ini ujarnya

“Karlo menerangkan sekarang yang ke dua kalinya diatas kapal Baruna jaya.9 Milik Lantamal untuk menggatikan kapal Mentawai Fast milik Rudi yang naik doking tapi kok, membawa narkoba melalui kargo yang begitu ketat dilakukan oleh istri Rudi di pelabuhan Muara Padang dengan menerima pakat kargo satu on pun barang siapapun harus bayar tidak mau kurang ongkosnya kata petugas kargo di loket Muara padang ini perintah isrti Rudi.

Kita mintak kata Karlo Kepada Kapolres dan Kapolda Sumatera Barat agar memeriksa agen yang di kelola oleh Rudi di Muara Padang dan sipenerima barang melalui kargo yang di pimpin oleh istrinya agar di periksa karena mereka yang menerima paket tersebut.di Muara Padang.semua CCTV.di sana.

“Kepada Bapak Lantamal Sumatera Barat yang terhormat kepercayaan bapak untuk membatu masyarakat Kepulauan Mentawai agar kapal tidak tergangu dalam transportasinya kami hargai dengan sangat baik, tapi pengelolaan kapal yang bapak berikan kepercayaan itu di cederai oleh khasus norkoba yang memalukan,”karena pengelola kapal dia, hanya perpikir uang tidak peduli dengan keaman negara atau daerah maka bapak di rusak oleh pengelola kapal tersebut.(heri)         


Rabu, 23 Maret 2016

Oknum Polisi di Polres Kabupaten Kepulauan Mentawai Ditangkap di Duga Bawa 20 Gram Sabu

 Mentawai-  Kasat Reserse Narkoba Polres Mentawa.Iptu Defrizal SH.Ipda Irmon SH. beserta Anggota  kepala Propos Ipda Budi Setiawan dan anggota, menangkap oknum polisi bernama AD.di atas Kapal MV.Eceanna.9.Baruna Jaya.(23/3/2016)

Oknum Polisi yang bertugas sebagai anggota Polres Mentawai ini ditangkap di Kapal MV Oceanna.9 Baruna Jaya Tuapeijat Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai saat bersandar di pelabuhan Tuapeijat.Selain AD, polisi juga menangkap ABK Sukri.alias ,Su.
.
Kasat Reserse  Narkoba Polres Mentawai yang di wakili..Ipda Irmon  membenarkan adanya penangkapan tersebut.di atas Kapal MV Oceanna.9 Baruna Jaya.dengan barang bukti satu bungkus pakat Narkoba jenis Sabu Sabu.

“Ya benar ada (oknum polisi) ditangkap,” kata dia karena mengambil paket dari kargo kapal MV oceanna.9 Baruna Jaya, yang di kirim dari pelabuhan Muara Padang.dan paket kiriman di kargo kapal tersebut dijebut oleh oknum polisi AD.

 Dari kedua tersangka, polisi menyita barang bukti berupa satu kantong sabu seberat 20 gram.dan beberapa barang di dalam paket.

“Dari keterangan ABK Kapal MV oceanna.9 Baruna Jaya.” Murni yang mengurusi barang barang di kargo kapal.Mv oceanna 9 Baruna jaya itu mengatakan bahwa yang mengambil paket di kargo kapal MV oceanna 9. Baruna Jaya, oknum AD tersebut.katanya.

“Murni menambahkan karena ongkos paket tersebut dibayar dengan uang besar oleh oknum AD kepada saya lalu tidak ada uang kembaliannya maka paket itu di pindahkan ke kamar mesin oleh oknum AD tersebut.maka terjadilah penangkapan oleh pihak polisi.kepada  Sukri alias Su.itu.terangnya

“Dari keterangan Amir masyarakat yang merihat penangkapan oknum polisi AD dan ABK kapal Su.itu mengatakan seharusnya penerima paket barang atau Agen di Muara Padang juga di periksa ,kapal juga di periksa. kapten juga di periksa karena terbukti membawa narkoba jenis sabu sabu.

Ia. menambahkan kapal tersebut bukan untuk membawa narkoba yang terbukti melalui kargo kapal di Muara Padang.dengan kwetansi pembayaran dari kapal yang di kelola oleh Rudi paket narkoba itu masuk ke Mentawai .sementara Kapal Mv Oceanna 9 Baruna Jaya, tersebut di penjamkan oleh Lamtamal Sumatera Barat untuk membatu masyarakat Mentawai.karena kapal Mentawai fast naik dok.tapi paktanya tersangkut narkoba pungkasnya (heri)    






Selasa, 22 Maret 2016

Pemenang Tender Sudah Ditentukan di Kabupaten Kepulauan Mentawai

 Mentawai- 22/3/2016-Sistem sewa-menyewa tidak hanya berlaku untuk rumah atau mobil. Perusahaan jenis Perseroan Terbatas (PT) dan Perseroan Komanditer (CV) juga disewakan untuk mengikuti tender, yang anggarannya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) ikut bermain termasuk oknum PNS yang di tunjuk menjadi panitia.

Imbalannya tergantung kesepakatan pemilik perusahaan dengan penyewa. Jika, perusahaan yang disewa menang tender, maka biaya yang digelontorkan penyewa bisa mencapai 10 persen dari nilai proyek.malah bisa lebih.

Seorang pengusaha berinisial SD mengatakan, rental perusahaan bukan hal baru di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Selain itu, katanya, seluruh proses tender pengadaan barang atau pembangunan fisik di kabupaten Kepulauan Mentawai sudah ditentukan pemenangnya.

"Selain sudah ditentukan pemenangnya, rental perusahaan memang selalu ada, dan bukan hal baru. Biasanya, ada suatu daerah hanya ingin rekanan dari daerah asal, tidak mau dari luar. Makanya, cari kawan di daerah yang dapat memenangkan tender," katanya di kawasan Kabupaten Mentawai, beberapa hari lalu.

Ia menambahkan, usai memperoleh teman untuk memenangkan tender, pemilik perusahaan memberikan akta kuasa kepada penyewa. Kesepakatan biaya sewa tergantung perjanjian penyewa dengan pemilik perusahaan
.
"Penyewa sudah tahu kesepakatannya. Bisa ditentukan sejak awal atau setelah proses  terder selesai. Enggak ada nilai pastinya, cuma pada umumnya 10 persen dari nilai proyek,"

Tender alat alat tulis kantor (ATK) di Kabupaten Kepulauan Mentawai lebih enak lagi walaupun belum ada tender pada tahun mendatang, tapi kita sudah bisa jalankan dengan memberikan hutang kepada SKPD di Mentawai dengan harga naik 100% dari standarnya.karena mereka berhutang.

“Salah satu contohnya di RSUD Mentawai dengan bangganya mereka mengatakan ke masyarakat dan LSM bahwa mereka sudah lama berhutang ke oknum tim sukses yang menopoli ATK  di setiap SKPD Mentawai setiap tahun jadi kami tidak bisa memberikan kegiatan ini kepada yang lain.terangnya.karena sudah perintah tim sukses Bupati.

“Dari keterangan Ketua Indonesia Bersatu (Pekat) mengatakan Proyek ATK di setiap SKPD di Kabupaten Kepulauan Mentawai setiap tahun  sudah dimonopoli oleh tim sukses Bupati hampir merata ini diakukan SKPD di Mentawai, proyek ATK dilibas oleh tim sukses ujarnya.hal ini sudah rahasia umum.dilihat masyarakat Mentawai modus seperti itu terjadi setiap tahun tapi tidak terpantau pihak hukum tegasnya (heri)

.